4 Hal yang Wajib Diperhatikan Ketika Menggunakan Tabung Oksigen

  • Aug 29, 2021

Kemunculan pandemi Covid-19 di Indonesia memang membuat banyak pasien terpaksa melakukan isolasi mandiri dari rumah mereka masing-masing. Sementara itu, pada beberapa kondisi kesehatan seperti menurunnya saturasi oksigen yang mencapai angka di bawah 95%, tentu saja pasien akan membutuhkan asupan oksigen yang ada sehingga pasien bisa mendapatkan bantuan untuk bernapas.

Di samping pentingnya tabung oksigen sebagai asupan untuk membantu orang-orang yang membutuhkan asupan oksigen, kita perlu memahami juga bahwa oksigen dapat menjadi salah satu zat yang memicu api menyala. Makanya, ketika kita sedang menggunakan tabung oksigen, sangatlah penting untuk menggunakan tabung oksigen secara tepat. Karena jika tidak menggunakannya secara benar, maka risiko fatal dapat terjadi. Jadi, sebelum menggunakan tabung oksigen, pastikan untuk mendapatkan konsultasi dahulu dari tenaga medis. Jadi, kita dapat menggunakan tabung oksigen secara efektif dan aman. Berikut ini tips yang perlu kita lakukan untuk menyiapkan serta memasang tabung oksigen.

  1. Pastikan untuk terlebih dahulu mencuci tangan sebelum memasang tabung oksigen. Ketika tangan sudah kering, barulah kita bisa menyentuh tabung oksigen untuk menghindari cairan yang mengandung alkohol.

  2. Memastikan agar tabung dan selang selalu dalam keadaan yang bersih. Jadi tabung tidak terhirup oleh bakteri maupun kuman. Kita dapat menanyakan seputar kebersihan dan perawatan tabung ini melalui petugas yang menangani distribusi tabung oksigen.

  3. Untuk mengurangi risiko selang oksigen yang tertekuk dan tercabut, pastikan untuk memposisikan selang agar tidak menjerat tubuh maupun kemungkinan lain yang dapat menyebabkan pasien terjerat ketika bergerak.

  4. Ketika tabung oksigen digunakan, pastikan untuk tidak meninggalkan kateter hidung maupun kanula yang bersentuhan pada sprei atau selimut. Soalnya, hal ini dapat menyebabkan munculnya infeksi maupun bahaya kebakaran.

  5. Untuk mengurangi risiko tersandung sabun, pastikan untuk menjaga secara aman dan memperhatikan pergerakan pasien.

  6. Memeriksa tekanan yang ada pada tabung oksigen untuk memastikan persediaan tabung oksigen yang digunakan masih cukup.

  7. Memberikan dosis oksigen yang sesuai dengan anjuran dokter.

Nah, apabila kita menggunakan tabung oksigen di rumah untuk pasien Covid-19 yang sedang melakukan isolasi mandiri maupun pasien lainnya yang memiliki gangguan kesehatan dan membutuhkan asupan oksigen, maka ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan untuk menghindari risiko kebakaran pada penggunaan tabung oksigen.

1. Menyimpan tabung oksigen pada posisi yang tegak

Hal penting yang perlu diperhatikan saat kita menyimpan tabung oksigen ialah memastikan agar tabung oksigen tersebut berada dalam posisi yang tegak, bukan tergeletak. Hal ini bertujuan agar tabung tidak melesat ketika ada kebocoran. Pastikan tabung tetap terlindungi dari kemungkinan adanya tabung yang tersenggol maupun jatuh.

2. Menjaga jarak tabung oksigen dari api dan sumber panas lain

Hal lainnya yang penting untuk diperhatikan ketika menyimpan tabung oksigen adalah memastikan paling tidak tabung oksigen berjarak setidaknya 3 meter dari alat-alat yang dapat mengeluarkan api, seperti kompor, pipa gas, serta korek api.

3. Menghindari dari bahan-bahan yang mudah terbakar

Selain sumber panas, penting juga untuk menghindari tabung oksigen dari bahan-bahan yang mudah terbakar, misalnya saja seperti minyak, alkohol, serta cairan pembersih yang lain.

4. Pastikan untuk melapor pada petugas setempat

Ketika kita mendengar suara berdesis yang ada dari tabung oksigen, pastikan untuk segera menutup regulator maupun selang. Laporkan langsung hal ini pada petugas tempat kamu mendapatkan tabung oksigen tersebut.