Memperhatikan 5 Cara Membuat Donat Lembut Tanpa Kentang

Dengan memperhatikan cara membuat donat lembut, walaupun sebagai pemula tentu bisa mendapatkan hasil yang sempurna pada pembuatan donat ini. Berikut merupakan beberapa tips untuk bisa mendapatkan donat yang lembut tanpa menggunakan bahan kentang.

  1. Menggunakan Dua Jenis Tepung

Pasti setiap resep yang ada pada berbagai media menggunakan satu jenis tepung terigu saja. Tepung yang biasa digunakan pada pembuatan donat yaitu tepung terigu dengan protein tinggi. Padahal dengan menambahkan jenis tepung protein sedang merupakan salah satu solusi untuk memberikan hasil donat yang lembut.

Mencampurkan dua jenis tepung ini bertujuan untuk memperoleh hasil adonan yang mempunyai serat bagus, namun tetap lembut. Hal ini dikarenakan tepung dengan protein yang tinggi lebih cenderung memberikan hasil adonan donat yang keras.

Dalam proses pencampurannya, Anda bisa menggunakan 400 gram tepung terigu dengan protein tinggi dan hanya dibutuhkan 100 gram tepung terigu protein sedang.

  1. Menggunakan Jenis Tepung Jepang

Salah satu cara lain yang dapat memberikan hasil donat yang lembut yaitu dengan menggunakan jenis tepung terigu asal Jepang. Tepung terigu jenis ini sangat ramai diperbincangkan di berbagai media.

Hal ini dikarenakan jenis tepung ini mempunyai protein yang lebih tinggi dibandingkan dengan jenis tepung terigu yang lainnya. Selain itu kandungan gluten yang tinggi juga dapat menghasilkan adonan menjadi semakin elastis.

  1. Takaran Air yang Pas

Apabila adonan donat yang telah Anda buat mempunyai tekstur yang keras, maka hal ini perlu untuk diwaspadai. Pasalnya apabila tektur adonan awal sudah keras, maka hasil donat nantinya juga akan bertekstur keras.

Tekstur adonan yang keras ini menunjukkan bahwa kandungan air yang ada sangatlah kurang. Maka solusi yang dapat Anda lakukan yaitu dengan memberikan penambahan air. Namun perlu diperhatikan bahwa dalam proses pemberian air dapat dilakukan pada saat sebelum menambahkan margarin. Hal ini dikarenakan gluten yang sudah terbentuk pada adonan akan rusak apabila terdapat penambahan air.

  1. Proses Fermentasi

Cara membuat donat lembut yang harus diperhatikan yaitu pada saat proses fermentasi. Apabila pada saat proses fermentasi durasi waktunya kurang lama, maka adonan donat tentunya belum mengembang secara sempurna. Hal ini mengakibatkan hasil donat akan menjadi bantat.

Selain memperhatikan durasi waktu dalam tahap fermentasi, memperhatikan suhu adonan juga sangat penting untuk diperhatikan. Hal ini dikarenakan semakin panas suhu adonan, maka proses fermentasinya juga akan semakin cepat.

Untuk mengetahui apakah adonan sudah mengembang secara sempurna atau belum, Anda dapat memperhatikan bentuk dari adonan donat tersebut. Apabila adonan telah mengembang dua kali lebih besar dan juga terdapat serat di dalamnya maka, adonan tersebut sudah memberikan hasil fermentasi yang sempurna.

  1. Proses Penggorengan yang Tepat

Hal lain yang harus diperhatikan yaitu pada saat proses penggorengan. Pada tahap ini minyak yang digunakan tidak boleh terlalu panas. Hal ini dikarenakan supaya donat bisa matang hingga ke dalam.

Namun, menggunakan minyak yang terlalu dingin juga tidak disarankan. Selain itu terlalu sering membolak-balik donat juga tidak disarankan pada saat tahap penggorengan. Hal ini akan membuat donat menyerap minyak terlalu banyak.

Demikian beberapa cara membuat donat lembut yang perlu untuk diperhatikan. Dengan memperhatikan setiap poin yang ada, maka dapat dipastikan hasil donat yang diperoleh akan sangat lembut.

 

Leave a Reply