Harga Mobil Bekas Nissan Setelah Pabrik Nissan di Indonesia Ditutup

Pabrik Nissan di Indonesia yang ditutup berada di Purwakarta, Jawa Barat. Sejatinya tempat perakitan ini sudah sejak Februari 2019 tak memproduksi mobil Nissan Grand Livina dan hanya memproduksi Datsun, sampai Nissan resmi menyetop produksi mobil Datsun di pabrik tersebut awal 2020 ini. Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Chief Executive Officer (CEO) Nissan Makoto Uchida yang diunggah ke laman resmi perusahaan, Kamis (28/5/2020).

Model yang dijual Nissan di Indonesia cukup beragam, mulai Livina, Juke, Terra, hingga X-Trail. Lantas, bagaimana harga mobil bekas Nissan di pasar mobil bekas Indonesia setelah muncul kabar resmi penutupan pabriknya di Indonesia. Pemerhati mobil bekas sekaligus Senior Manager di Bursa Mobil Bekas di WTC Mangga Dua Herjanto Kosasih menjelaskan, Nissan tergolong merek Jepang yang punya depresiasi harga cukup tinggi dibanding kompetitor.

Dia mencontohkan harga Livina, untuk keluaran 2012 sekarang ini dijual antara Rp 90 jutaan hingga Rp 100 jutaan. Padahal kompetitor di kelasnya bisa lebih dari itu atau lebih mahal. “Dibandingkan tahun yang sama di segmen yang sama, Nissan lebih murah atau harganya anjlok. Apalagi ada informasi penutupan pabrik seperti ini, bisa turun lagi Rp 5 jutaan,” tutur Herjanto saat dihubungi.

Rudi Aliawan, pemilik showroom mobil bekas di bilangan Jakarta Timur juga mengatakan hal serupa. Dia mencontohkan harga Juke 2011 dijual antara Rp 103 jutaan hingga Rp 110 jutaan, X-Trail Produksi 2010 dijual Rp 125 jutaan sampai Rp 130 jutaan. “Harganya dibanding kompetitornya bisa lebih murah Rp 10 juta sampai Rp 15 jutaan. Rata-rata semua model sama turunnya lebih besar dibanding mobil merek lain,” beber Rudi.

 

Leave a Reply