Ingin Mencukur Bulu Ketiak dengan Aman? Simak Tips Berikut

Apakah Anda mengetahui bila mencukur bulu ketiak dengan cara yang kurang tepat akan memberikan efek yang kurang baik? Contohnya, mencukur dengan menggunakan pisau yang kurang tajam. Hal ini akan menyebabkan rambut tumbuh ke dalam sehingga menjad iritasi kulit. Bahkan, melakukan pencukuran tanpa menggunakan pelumas seperti gel, krim dan sabun bisa menyebabkan peradangan.

Jika peradangan yang terjadi pada ketiak tidak diobati dengan baik, hal ini akan mengakibatkan komplikasi dan akhirnya muncul keloid. Oleh sebab itu, pencukuran bulu ketiak tidak boleh dilakukan dengan sembarangan. Berikut beberapa tips yang dapat membantu Anda saat ingin mencukur bulu pada ketiak.

Mencukur Bulu Ketiak untuk Kebersihan

Pada dasarnya, tak ada pelarangan pencukuran bulu ketiak. Lebih-lebih mengatur pertumbuhan bulu ketiak menjadi hal yang penting. Bagi kaum hawa, pencukuran bulu ketiak akan mengurangi rasa percaya diri, lebih-lebih bila sedang menggunakan atasan tanpa lengan.

Oleh sebab itu, kebanyakan perempuan akan membersihkan bulu di bagian ketiak dengan berbagai cara. Sayangnya, selain menyebabkan iritasi, pembersihan bulu ketiak yang tidak tepat bisa menyebabkan ketiak menjadi berwarna hitam, bahkan bahaya penyakit. Agar tidak terjadi hal demikian, berikut tips yang dapat Anda lakukan, antara lain:

  1. Gunakan krim pencukur

Pastikan Anda sudah mengoleskan krim pencukur sebelum memulai mencukur bulu ketiak. Krim pencukur berguna sebagai pelembab sehingga akan melembutkan kulit, selain itu krim pencukur juga membuat alat cukur lebih mudah digunakan.

Dengan menggunakan krim pencukur, bulu ketiak yang membandel dapat hilang, dan iritasi penggunaan pisau cukur akan lebih kecil. Bila Anda tak memiliki krim pencukur yang khusus digunakan untuk membersihkan bulu ketiak, Anda dapat menggunakan gel lidah buaya.

  1. Gunakan alat cukur yang tajam

Pemilihan alat cukur bisa dlakukan dengan melihat kebersihan dan ketajamannya. Hindari menggunakan pisau cukur yang sama berulangkali. Pastikan memperhatikan seperti apa kualitas pisau cukur yang digunakan. Pisau cukur dengan kualitas buruk akan membuat kulit ketiak berubah warna menjadi gelap.

  1. Cukur ketika malam hari

Banyak orang yang mengatakan bila waktu yang tepat mencukur bulu pada ketiak ialah pagi hari. Padahal, waktu yang lebih cocok adalah malam hari. Ketika malam hari, kulit melakukan proses pemulihan dan regenerasi, sehingga iritasi kulit ketika melakukan proses pencukuran bisa lebih kecil kemungkinannya. Namun, bila Anda mencukur di siang hari, ketiak akan berkeringat dan akhirnya menyebabkan iritasi.

  1. Gunakan pelembab sesudah bercukur

Setelah mencukur, kulit ketiak akan menjadi semakin kering. Jika dibiarkan terus menerus kering, kulit akan teriritasi dan berwarna gelap, bahkan kelembabannya tidak terjaga. Oleh sebab itu, gunakan pelembab sesudah mencukur, sehingga kulit menjadi tetap lembab dan Anda pun terhindar dari kulit ketiak hitam.

Saat ini, metode untuk menghilangkan bulu ketiak memang semakin banyak mulai dari mencabut, mencukur hingga waxing. Bila Anda ingin hasil yang tahan lama, Anda dapat membersihan bulu ketiak dengan cara mencabut menggunakan pinset, sehingga bulu ketiak akan tercabut hingga ke akar dan tidak tumbuh dalam waktu lama. Namun, cara paling mudah dan tak menyakitkan adalah mencukur bulu ketiak. Asalkan, Anda melakukan berbagai macam tips di atas, sehingga iritasi pada ketiak bisa dihindari.

Menurut sebuah data kesehatan, membersihan bulu ketiak sebenarnya dapat mengurangi bau badan serta menjaga kesehatan. Bulu ketiak yang tercukur rapi serta tumbuh teratur akan mengurangi pertumbuhan bakteri serta iritasi kulit. Jadi, mulai dari sekarang, cukur bulu ketiak Anda dengan benar, ya!

 

Leave a Reply