Perbedaan Imunisasi anak Di Puskesmas Dan Rumah Sakit

, , Leave a comment

Imunisasi Anak

Sebenarnya, apa yang menjadi perbedaan melakukan imunisasi anak di puskesmas maupun rumah sakit? Untuk lebih jelasnya, anda bisa membaca artikel ini.

Melakukan vaksin pada anak merupakan suatu hal yang penting. Karena, dengan memberikan vaksin berarti membuat kesehatan lebih baik. Hal ini penting untuk meningkatkan sistem kekebalan dalam tubuh. Imunisasi saat ini sangat umum dilakukan di puskesmas maupun rumah sakit. Ternyata, ada perbedaan imunisasi di puskesmas dan rumah sakit.

Meskipun memiliki perbedaan,tidaklah berbeda jauh. Karena, fungsi dari vaksinasi tersebut masih sama. Tentunya untuk membuat anak anda agar menjadi lebih sehat. Serta, dapat terhindar dari berbagai macam penyakit yang berbahaya. Apa saja perbedaan imunisasi anak di puskesmas dan rumah sakit? Selengkapnya akan kami bahas pada artikel ini.

Beberapa Perbedaan Imunisasi Anak Di Puskesmas Maupun Rumah Sakit
Meski memiliki fungsi yang sama, namun terdapat beberapa perbedaanya. Berikut ini beberapa perbedaanya antara lain:

Kelengkapan Vaksin
Perbedaan yang mungkin ada yaitu kelengkapan dari vaksinnya. Di puskesmas vaksin yang tersedia yaitu sesuai dengan perintah dari pemerintah. Termasuk untuk kebutuhan anak yang sudah pasti ada. Karena, hal ini penting agar masyarakat lebih mudah dalam melakukan vaksinasi.

Sedangkan, jika di rumah sakit memang jauh lebih lengkap. Hanya saja, untuk beberapa vaksin tidak diberikan secara gratis. Artinya, anda harus membayar karena tidak ditanggung oleh pemerintah. Meskipun begitu, untuk vaksin yang diberikan tetap legal dan dapat dipergunakan sesuai pada kebutuhannya.

Waktu Melakukan Imunisasi
Kedua tempat ini sama-sama bisa memberikan vaksinasi. Termasuk untuk puskesmas yang memang lebih dijangkau oleh masyarakat. Namun, untuk puskesmas sendiri tidak menyediakan vaksinasi setiap harinya. Melainkan, terdapat jadwal yang memang diterapkan. Biasanya, dilakukan 2 kali dalam satu minggu.

Untuk rumah sakit, bisa dilakukan setiap hari. Karena, memang untuk pelayanan yang diberikan lebih banyak. Hanya saja, anda tidak bisa langsung menuju rumah sakit begitu saja. Melainkan, dapat menghubungi terlebih dahulu untuk menanyakan stok dari vaksin yang dibutuhkan. Jika tersedia, maka dapat dilakukan vaksin dengan segera.

Efek Samping Dari Vaksin
Banyaknya merek dari vaksin memungkinkan adanya efek samping. Di puskesmas, hanya terdapat vaksin berupa merek Pentabio. Sayangnya, merek ini dapat menimbulkan terjadinya demam bagi anak. Tentunya, jika anak sudah demam akan menjadi perhatian khusus bagi orang tua.

Namun, untuk di rumah sakit sendiri terdapat merek yang cukup banyak. Jadi, bisa di pilih sesuai pada kebutuhannya. Salah satunya yaitu merek Pediacel yang tidak memiliki efek samping demam setelah digunakan.

Harga Imunisasi
Kemudian, untuk harga setiap vaksin tentu saja berbeda. Jika di puskesmas, saat menggunakan BPJS maka tidak dipungut biaya sepeserpun. Hal ini karena sudah ada subsidi dari pemerintah mengenai vaksin yang digunakan. Tujuannya, tentu agar masyarakat lebih diringankan dalam vaksinasi.

Jika di rumah sakit, anda perlu membayar untuk vaksin yang digunakan. Tentunya, disesuaikan dengan merek yang digunakan dalam vaksinasi. Selain itu, perlu juga untuk biaya berkonsultasi dokter maupun administrasi dari rumah sakit. Harganya relatif lebih mahal, karena tidak di subsidi oleh pemerintah.

Itulah perbedaan imunisasi anak di puskesmas maupun rumah sakit. Tetap saja, yang terpenting yaitu anda bisa melakukan vaksin bagi anak. Karena, hal ini sangat penting agar anak terhindar dari berbagai macam penyakit yang bisa menyerang. Semoga bermanfaat!

 

Leave a Reply