Ketahui Jenis Nutrisi dan Mengolah Makanan yang Tepat Bagi Ibu Hamil

, , Leave a comment

Nutrisi Kehamilan menjadi penentu utama bagi tumbuh kembang janin dan ibu hamil. Akan tetapi istilah makan dengan porsi dua orang selama hamil adalah persepsi yang tidak tepat. Anda hanya perlu menambah kalori ekstra sebesar 300 kalori, setara mengonsumsi satu buah pisang dan semangkuk sereal dengan susu low fat.

Jumlah Nutrisi Harian Ibu Hamil
Memperhatikan setiap makanan yang dikonsumsi berguna bagi kesehatan janin dan ibu hamil itu sendiri. Simak beberapa jenis kandungan nutrisi yang dibutuhkan pada penjelasan berikut ini:

1. Protein
Protein dapat diperoleh dari protein hewani maupun nabati. Jumlah yang disarankan dalam konsumsi protein harian adalah 40 sampai 70 gram.

Makanan yang tinggi kandungan protein adalah berbagai jenis daging rendah lemak, ikan, telur, kacang-kacangan dan susu beserta turunannya. Menu dua gelas susu dan 200 gram daging dapat memenuhi kebutuhan protein harian. Sehingga menghasilkan kalsium, asam folat, zat besi dan berbagai vitamin. Manfaat yang diperoleh menjadikan perkembangan janin sehat dan terhindar dari kecacatan syaraf. Kemudian selain itu dapat mencegah sembelit atau wasir bagi ibu hamil.

2. Karbohidrat
Beberapa jenis makanan yang kaya akan karbohidrat adalah oats, roti gandum, pasta dan nasi merah. Anda juga dapat mendapatkan manfaat yang lebih baik dari gandum utuh, sebab mengandung vitamin E dan selenium yang baik untuk kesehatan janin. Selain itu karbohidrat akan menjadi nutrisi kehamilan yang baik karena diubah membentuk energi bagi ibu hamil.

3. Asam Folat
Asam folat diperlukan sejak awal kehamilan hingga menjelang kelahiran. Asam folat juga bisa dihasilkan dari suplemen dengan dosis sebesar 400 mcg. Fungsi utama dari asam folat adalah menghindari kecacatan organ syaraf maupun fisik janin ketika dilahirkan. Terdapat beberapa jenis makanan yang memiliki folat alami seperti sayuran hijau, kacang-kacangan, pepaya dan alpukat.

4. Serat, Vitamin dan Zat Besi
Kebutuhan serat dan vitamin saat hamil sebesar 200-450 mg dari sayuran dan 350 gram dari buah-buahan. Manfaat yang diperoleh adalah mampu menjaga sistem pencernaan dan menghindari sembelit.
Sedangkan tambahan kebutuhan zat besi meningkat 50 persen dari konsumsi harian yakni sekitar 27 mg. Manfaat yang bisa diperoleh dari zat besi adalah mampu membentuk Hemoglobin di dalam tubuh.

Menjaga Kebersihan Makanan
Selain memperhatikan nutrisi kehamilan maka ibu hamil juga harus memperhatikan cara pengolahan makanan itu sendiri. Supaya makanan yang disajikan memberikan nutrisi yang optimal bagi keduanya. Simak beberapa tips mengolah makanan sehat untuk ibu hamil berikut ini:

1. Cuci Bersih
Pastikan anda telah mencuci bersih sebelum menggunakan berbagai jenis makanan yang terdiri dari buah, sayur dan daging. Supaya kotoran, tanah dan bakteri yang menempel pada bahan makanan terbuang saat proses pembersihan.

2. Perhatikan Penyimpanan
Langkah selanjutnya adalah soal penyimpanan di lemari pendingin. Pisahkan penyimpanan makanan mentah dan basah seperti daging dengan makanan mentah yang kering seperti sayuran. Hal tersebut perlu dilakukan sebagai pencegahan menyebarnya bakteri pada makanan.

3. Penggunaan Talenan
Anda harus memperhatikan talenan yang digunakan untuk memotong berbagai bahan makanan. Gunakan talenan berbeda untuk memotong daging dan sayuran sehingga bakteri tidak ikut menyebar satu sama lain.

4. Memasak dengan Matang
Terakhir adalah soal memasak makanan. Pastikan memasak bahan makanan dengan matang dan benar terutama pada berbagai jenis makanan yang mengandung protein hewani. Makanan yang tidak matang dapat berdampak buruk bagi kesehatan ibu hamil, salah satunya karena berkembangnya bakteri buruk di dalam tubuh.

 

Leave a Reply