4 Kisah Ramadan Teladan Puasa Rasulullah

Kisah Ramadan

Saat menjalani ibadah puasa, setiap orang memang berbeda-beda. Namun, alangkah baiknya untuk dapat meneladani Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam saat berpuasa. Kisah ramadan mengenai Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dalam menjalani puasanya tentu harus anda ketahui. Karena, puasa bukan hanya menahan makan dan minum saja. Simak kisah ramadhan teladan Rasulullah dalam berpuasa.

Berpuasa bukanlah halangan dalam melakukan aktivitas seperti biasanya. Meskipun, untuk energi yang dimiliki berkurang. Namun, hal tersebut bukanlah sebuah hambatan. Justru, seharusnya bersyukur bisa menjalani ibadah puasa. Agar lebih bersemangat, anda harus membaca kisah berpuasa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Berikut kisah ramadhan dari teladan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

Kisah Ramadhan Teladan Puasa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam

Sebagai umat muslim, tentu dapat meneladani kisah dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dalam menjalani ibadah puasanya. Berikut ini kisah lebih lengkapnya.

Kenikmatan Puasa

Tidak banyak yang tahu, bahwa puasa menyimpan banyak sekali kebaikan. Selain menjalankan kewajiban sebagai umat muslim. Puasa juga baik untuk kesehatan tubuh. Jika hari biasanya, anda makan secara tidak teratur. Maka, saat puasa hanya pada dua waktu saja. Terutama untuk sahur yang diharuskan untuk mengkonsumsi.

“Sahur adalah berkah maka,jangan pernah kalian meninggalkannya walaupun di antara kalian hanya bisa meneguk air. Sesungguhnya, Allah subhanahu wata’ala dan para malaikat-Nya bershalawat atas orang-orang yang sahur.” (Hr. Ahmad, dan al-Mundziri).

Memberi Makan Orang Yang Berbuka

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengajak kepada semua umatnya untuk membantu sesama. Terlebih, saat sedang bulan yang penuh berkah ini. Karena, tidak ada salahnya untuk berbagi kepada sesama. Terlebih, untuk pahala yang didapatkan juga sangatlah melimpah. Karena itu, hendaknya tidak perlu ragu dalam memberi kepada orang lain.

“Barang siapa yang memberi buka orang puasa akan mendapatkan pahala seperti pahalanya orang berpuasa. Tanpa,mengurangi pahala sedikitpun.” (HR Ahmad, Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ibnu Hibban).

Banyak Beribadah

Sudah seharusnya, umat islam melakukan ibadah setiap harinya. Namun, tidak hanya menjalankan ibadah dengan begitu saja. Lebih disarankan untuk dapat beribadah lebih banyak dibandingkan hari biasanya. Mengapa hal ini perlu dilakukan? Karena, bulan ramadhan memiliki banyak sekali keberkahan. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam juga melakukan hal tersebut secara rutin.

“Barang siapa shalat pada malam-malam Ramadhan dengan iman dan mengharap keridhaan-Nya maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR Bukhari dan Muslim). Jadi, janganlah ragu untuk memperbanyak ibadah. Terlebih, jangan memiliki pikiran bahwa jika Witir maka tidak boleh shalat. Shalat witir bukanlah penghalang, selama shalat di laksanakan dalam hitungan yang ganjil.

Perbanyak Istighfar

Menjalani kehidupan di dunia ini memang penuh dengan banyak sekali rintangan. Tidak jarang, banyak yang justru terjerumus kepada lubang duniawi dan meninggalkan kewajibannya. Untuk itu, saat bulan ramadhan merupakan waktu terbaik untuk bertaubat. Allah subhanahu wata’ala tentu akan senantiasa menerima taubat nasuha yang dilakukan oleh setiap kaumnya. Terlebih, di bulan suci ramadhan yang memiliki banyak kebaikan.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melakukan banyak istigfar saat malam terakhir Ramadhan. Dimana, bulan yang suci tersebut akan berganti dengan malam-malam seperti biasa. Karena itu, alangkah baiknya sebagai umat muslim untuk tetap memperbanyak berserah diri dan doa. Dengan begitu, akan memahami bahwa sesungguhnya Allah subhanahu wata’ala yang telah memberikan banyak keberkahan. Serta, semoga senantiasa memberikan kebaikan dalam bulan suci ramadhan.

Kisah ramadhan dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tentu sangat dapat dijadikan contoh. Terutama, bagi anda yang kurang bersemangat dalam menjalani puasa. Semoga, bulan yang penuh berkah ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya.

 

Leave a Reply