Beberapa Informasi Tentang Terjadinya Infeksi Pada Saluran Kencing Ibu Hamil Trimester Ketiga

Terjadinya infeksi pada saluran kencing merupakan sebuah kondisi yang bisa saja terjadi karena adanya bakteri yang berasal dari luar tubuh, lalu bakteri tersebut akan masuk kedalam bagian uretra melalui saluran kencing. Setelah itu pada bagian ini infeksi akan berkembang dengan cepat. Karena letak saluran kemih itu berada didekat dubur sehingga tidak heran jika seorang perempuan saluran kencingnya akan rentan terkena infeksi.

Memang bukan termasuk kedalam masalah yang berat jika pada saat hamil sering buang air kecil, karena hal tersebut masih menggambarkan kondisi yang normal. Terlebih jika dihubungkan dengan kesehatan pola perkembangan janin. Tetapi terkadang adanya beberapa kasus pada ibu hamil yang merasa sakit pada saat sedang buang air kecil. Berkaitan dengan munculnya rasa sakit saat buang air kecil pada ibu hamil, adanya beberapa informasi yang perlu diketahui tentang terjadinya infeksi pada saluran kencing ibu hamil trimester ketiga diantaranya yaitu :

1. Penyebab Infeksi Saluran Kencing Pada Ibu Hamil

Ada 4 hal yang dapat menyebabkan terjadinya infeksi pada saluran kencing seperti :

  • Adanya Tekanan Janin Didalam Rahim

Memang hal yang wajar pada saat terjadinya infeksi pada saluran kencing dan ini memang sering terjadi. Hal tersebut dikarenakan janin yang semakin tumbuh mengakibatkan kuatnya tekanan yang diberikan janin kepada saluran kemih dan kandung kemih. Kondisi inilah yang akhirnya menyebabkan sering terperangkapnya bakteri hingga akhirnya menyebabkan infeksi. Dan bahkan adanya beberapa ibu hamil yang sering tidak bisa mengendalikan urine yang bocor sehingga akan mudah terkena infeksi.

  • Terjadinya Pelebaran Saluran Ureter

Pada saat usia kehamilan memasuki trimester kedua maka akan adanya perubahan pada fisik yang terjadi sesuai dengan perkembangan janin. Selain itu juga kondisi tersebut akan menyebabkan saluran ureter mengalami perubahan sehingga akan siapnya ibu hamil untuk melahirkan. Terjadinya perubahan ukuran tersebut akan menyebabkan mudah masuknya bakteri lalu akan menyebabkan infeksi. Terjadinya perubahan saluran ureter tersebut akan mendukung proses persalinan bisa berjalan dengan normal pada saat janin sudah berkembang dengan sempurna.

  • Semakin Membesarnya Volume Kantung Kemih

Ibu hamil pada bagian rahimnya ada janin yang sedang berkembang. Hal tersebut kemudian akan dapat menyebabkan meningkatnya ukuran volume kantung kemih. Terjadinya kondisi ini akan menyebabkan perubahan beberapa struktur yang ada didalam kantung kemih. Sehingga akan menyebabkan semakin banyaknya urin yang terus tertahan didalam bagian kantung kemih. Terjadinya kondisi ini akan menyebabkan bakteri tumbuh dengan mudah dan akhirnya saluran kemih pada ibu hamil mengalami infeksi.

  • Terjadinya Perubahan Hormon

Pada saat terjadinya perubahan hormone didalam tubuh ibu hamil maka akan mempengaruhi semua sistem yang ada didalam tubuhnya. Hal ini juga akan berdampak kepada menurun dengan cepatnya kesehatan ibu hamil. Setelah itu kandungan gula dan hormon pada ibu hamil akan lebih tinggi. Nantinya hal tersebut akan menyebabkan bisa tumbuh dengan baiknya bakteri. Jika kondisi ibu hamil seperti itu maka akan mudah terserang bakteri, dan salah satunya adalah bakteri penyebab infeksi saluran kencing.

2. Ciri Terjadinya Infeksi Pada Saluran Kencing Ibu Hamil   

  • Ibu hamil pada saat buang air kecil akan merasakan sakit, panas, atau sensasi seperti terbakar.
  • Ibu hamil akan sering buang air kecil tetapi berbeda dari kondisi yang biasanya.
  • Akan lebih kecilnya volume air seni yang dikeluarkan tetapi sering sehingga seperti tidak tuntas.
  • Pada saat ingin buang air kecil, ibu hamil sama sekali tidak akan bisa menahannya.
  • Pada urin akan ditemukannya darah atau lendir.
  • Perut bagian bawah akan merasakan sakit ataupun kram atau juga perut merasa nyeri seperti perut melilit saat hamil.
  • Pada saat berhubungan seksual merasakan sakit.
  • Tanpa disadari ibu hamil akan sering merasa seperti ingin buang air kecil.
  • Pada saat hamil ibu akan sering mengalami demam, menggigil, ataupun berkeringat.
  • Ibu hamil kemungkinannya akan beberapa kali buang air kecil dalam jumlah volume yang sangat banyak.
  • Ibu hamil selalu ingin buang air kecil sehingga tidak bisa tidur dengan tenang.
  • Warna urin akan lebih keruh dan memiliki aroma yang sangat kuat atau baunya tidak enak.
  • Bagian kantung kemih akan merasa seperti tertekan, dan merasa sangat nyeri pada bagian bawah perutnya.
  • Akan merasakan sakit punggung yang terasa berat, dan ini sebagai pertanda jika telah menyebarnya bakteri kebagian ginjal.
  • Jika kondisi infeksi sudah semakin berat maka akan terjadinya mual muntah, termasuk akan terjadinya penyebaran bakteri kebagian ginjal dan organ yang lainnya.

3. Cara Mengatasi Infeksi Saluran Kencing Pada Ibu Hamil

  • Rutin menggosok bagian kantung kemih, terlebih bagi ibu hamil yang masih aktif melakukan hubungan intim. Maka ibu harus menggosoknya sebelum dan setelah berhubungan.
  • Menggunakan pakaian dalam yang terbuat dari bahan katun. Bahan katun ini dapat menciptakan kondisi yang lebih nyaman pada organ intim.
  • Tidak menggunakan parfum ataupun sabun pembersih kewanitaan.
  • Untuk mencegah terjadinya dehidrasi, konsumsilah air putih yang banyak.

Jika ibu hamil merasa infeksi saluran kencingnya sudah sangat mengganggu, maka harus segera melakukan konsultasi dengan dokter.

 

Leave a Reply