Inilah Gejala Biang Keringat Lengkap dengan Cara Mengatasinya

, , Leave a comment

Biang Keringat

Tubuh manusia mengalami metabolisme yang tetap berjalan selama 24 jam penuh serta melakukan regenerasi kulit setiap hari. Sehingga, mengeluarkan keringat menjadi hal yang wajar terjadi terutama saat cuaca yang panas dan lembap. Namun, kulit di beberapa area tubuh seperti leher, pundak dan dada sangat rentan mengalami biang keringat. Kondisi tersebut terjadi dimana terdapat bintik merah gatal di permukaan kulit yang jika digaruk akan menyebabkan iritasi. Sebenarnya apa sih biang keringat itu? Gejala dan bagaimana mengatasinya? Simak informasi mengenai gejala biang keringat dan cara mengatasinya berikut ini.

Apa Itu Biang Keringat?

Biang keringat, atau yang juga dikenal dengan sebutan miliaria merupakan jenis ruam kulit yang terjadi saat keringat, bakteri, atau sel kulit mati terperangkap di bawah kulit, atau saat kelenjar keringat tersumbat. Umumnya, biang keringat muncul di beberapa area tubuh yakni pada leher, bahu, dada dan area di sekitar ketiak, siku, dan pangkal paha. Biasanya dalam beberapa hari biang keringat akan menghilang dengan sendirinya. Namun pada kasus tertentu yang serius, biang keringat juga dapat mengganggu mekanisme regulasi panas pada tubuh.

Biang keringat sendiri bisa dialami oleh siapapun baik oleh balita maupun orang dewasa. Saat cuaca panas dan lembap bayi dan anak-anak lebih rentan mengalami biang keringat karena kelenjar keringatnya masih belum terbentuk sempurna. Anda bisa mengatasi biang keringat dengan mengurangi faktor-faktor risikonya. Namun, tetap diskusikan dengan dokter untuk informasi yang lebih lanjut.

Tanda-Tanda Dan Gejala Biang Keringat

  • Gejala-gejala umum yang muncul dari biang keringat adalah:
  • Benjolan serta lenting berwarna merah dan kecil pada kulit
  • Pembengkakan ringan
  • Gatal-gatal
  • Sensasi perih atau tertusuk-tusuk secara intens.

Kemungkinan terdapat tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. konsultasikanlah dengan dokter Anda bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu.

Cara Menangani dan Mencegah Biang Keringat

Meskipun tidak termasuk dalam daftar yang membahayakan, tetapi biang keringat dapat membuatnya tidak nyaman terutama bagi anak-anak akan rewel. Untuk meringankan ruam, Anda dapat menggunakan pelembap kulit yang mengandung kalamin atau krim yang memiliki kadar hidrokortison rendah. Keduanya bisa Anda dapatkan di apotek. Jika biang keringat terasa sangat mengganggu, biasanya dokter akan meresepkan tablet antihistamin.

Sementara itu Anda dapat mencoba menerapkan langkah berikut untuk mencegah biang keringat:

  • Kurangi gangguan bakteri dengan memakai sabun antibakteri atau antiseptik.
  • Anda bisa mencoba mengoleskan krim yang mengandung anhydrous lanolin untuk membantu mencegah penyumbatan kelenjar keringat.
  • Kenakan baju yang berbahan katun dan berukuran longgar agar menyerap keringat. Hindari pakaian dari bahan yang justru dapat memerangkap panas seperti sintetis nilon atau polyester.
  • Saat cuaca panas, usahakan untuk tetap berada dalam ruangan yang ada kipas anginatau AC nya.
  • Jaga kulit agar tetap kering dengan teratur mandi atau membasuh diri dengan air dingin.

Gejala biang keringat dapat hilang dalam beberapa hari dengan penanganan sederhana seperti di atas. Jika dalam beberapa hari biang keringat tidak hilang atau saat terlanjur terjadi infeksi pada bagian kulit yang terserang biang keringat mak periksakanlah diri ke dokter. Selain itu, perlu diketahi bahwa dalam kasus tertentu kondisi ini dapat menyebabkan sengatan panas atau heatstroke. Sengatan panas atau heatstroke merupakan situasi berbahaya saat mekanisme pengatur suhu tubuh mulai terganggu, sehingga perlu mendapat penanganan medis secepatnya.

 

Leave a Reply