Agar Tidak Semakin Parah, Begini Atasi Luka Bakar

, , Leave a comment

Beberapa di antara kita mungkin sering terkena luka bakar. Luka bakar sendiri banyak macamnya. Ada yang terkena percikan minyak goreng atau rembesan air panas, misalnya. Ada yang berupa terpapar sinar matahari atau terkena zat kimia, atau bahkan ada yang memang bersentuhan langsung dengan api. Ternyata penangan luka bakar berebeda-beda berdasarkan tingkatannya. Jika tidak paham cara membalut luka bakar, akan memperparah luka itu sendiri. Untuk penanganan secara terinci Anda bisa mengunjungi Hansaplast.

Luka bakar sendiri terbagi menjadi tiga golongan yaitu luka bakar derajat satu, derajat dua dan derajat tiga. Pada derajat satu biasanya luka bakar disebabkan oleh uap air panas, tersengat listrik, benda-benda panas atau paparan sinar matahari yang menyebabkan kulit bagian luar rusak. Penanganannya bisa dengan memberikan salep dengan sensai dingin. Dalam kurun waktu beberapa hari akan berngsur pulih sebab kulit akan mengalami pengelupasan kulit mati. Biasanya terasa sedikit gatal di area terbakar.

Percikan minyak goreng merupakan salah satu luka bakar derajat dua. Luka bakar derajat dua biasanya di tandai dengan gejala lepuhan ringan atau gelembung-gelembung yang berisi cairan. Rasa perihnya melebihi luka bakar derajat satu. Kebanyakan luka bakar derajat dua tidak di balut. Tetapi beberapa kasus, untuk pertolongan pertama pada luka bakar perlu di balut agar mempercepat proses penyebuhan. Cara mebalut luka bakar jenis ini cukup dengan hansaplast classic plaster misalnya.

Untuk luka bakar derajat tiga biasanya di tandai dengan pengelupasan jaringan kulit luar yang luas, lepuhan, gelembung yang berisi cairan, kulit yang gosong dan rusaknya jaringan kulit dalam. Luka bakar derajat tiga ini perlu di balut. Pasalnya luka yang terbuka memungkinkan bakteri-bakteri lain masuk dan mengakibatkan infeksi. Cara membalut luka bakar jenis ini tidak perlu erat, agar tidak mengganggu proses penyembuhan dan tidak menimbulkan sakit yang berlebihan. Selain itu, balutan kain kasa yang erat dapat membuat lapisan kulit terkelupas. Ini tentu mengakibatkan nyeri hebat. Pilihlah kain kasa yang steril dan rekatkan dengan hansaplast agar tidak mudah lepas. Patikan kain kasa di ganti setiap hari agar terjaga kebersihannya.

 

Leave a Reply