Sukanto Tanoto Berbagi Cara Sukses Untuk Pengusaha Muda

, , Leave a comment

Rekam jejak Sukanto Tanoto sebagai pengusaha sukses tidak perlu dipertanyakan. Keberhasilannya mendirikan hingga membesarkan Royal Golden Eagle menjadi bukti tak terbantahkan. Para pengusaha muda bisa mengikuti langkahnya dalam meraih kesuksesan.

Kebetulan Sukanto Tanoto tidak pelit ilmu. Ia mau saja berbagi sejumlah kiat sukses dalam berbisnis. Para pengusaha muda dapat meniru beragam “jurus-jurus” Sukanto Tanoto dalam dunia bisnis.

Lihat saja kiprahnya yang fenomenal. Berasal dari keluarga sederhana yang putus sekolah pada usia muda, Sukanto Tanoto mampu membesarkan Royal Golden Eagle.

Padahal, sulung dari tujuh bersaudara ini tidak punya modal besar. Awal perkenalannya dalam dunia usaha juga dilakukan karena terpaksa. Pada usia 17 tahun, ia sudah harus bekerja mengelola toko keluarganya yang berjualan onderdil kendaraan, minyak, serta gas, karena ayahnya sakit keras. Sebagai anak tertua, Sukanto Tanoto mengambil peran sebagai pencari nafkah untuk menghidupi keluarganya.

Kondisi itu akhirnya memaksa Sukanto Tanoto pindah dari kota kelahirannya di Belawan ke Medan. Ia pun tinggal di rumah toko kecil di sana untuk mengelola toko.

Kesempatan untuk memiliki usaha sendiri akhirnya terbuka. Suatu ketika ia mendapat kesempatan untuk merintis usaha di bidang general contractor dan supplier. Peluang itu segera disambarnya, “Saya mau saja karena masih muda,” kenang Sukanto Tanoto.

Itulah awal dari petualangan Sukanto Tanoto dalam dunia bisnis. Sesudahnya ia mampu mendirikan Royal Golden Eagle dan membesarkannya menjadi korporasi kelas internasional dengan aset 18 miliar dolar Amerika Serikat.

Kemampuan bisnisnya yang mumpuni tergambar dari industri yang digeluti. Bersama Royal Golden Eagle, ia menekuni bisnis pulp dan kertas, kelapa sawit, selulosa spesial, viscose fibre, hingga pengembangan energi. Padahal, sebelumnya Sukanto Tanoto tidak punya pengalaman dalam bidang tersebut. Namun, ternyata ia berhasil sukses di sana.

Tertarik untuk mengikuti jejaknya? Sukanto Tanoto membagikan resep kesuksesannya kepada para pengusaha muda. Berikut ini beberapa sarannya.

PILIH INDUSTRI YANG COCOK
Selalu senang dalam mengerjakan sesuatu merupakan modal awal untuk meraih kesuksesan. Ini disadari oleh Sukanto Tanoto. Maka, ia menyarankan kepada para pengusaha muda supaya mencari industri yang cocok untuk ditekuni.

“Saya akan mengatakan kepada mereka (para pengusaha muda, Red.) untuk memilih industri yang paling cocok bagi mereka. Seharusnya mereka memiliki ketertarikan, memahami industri tersebut, dan menempa diri agar terus maju,” ujar Sukanto Tanoto.

Sukanto Tanoto membuktikan sendiri manfaat ketertarikan terhadap bidang yang ditekuni. Kebetulan ia selalu senang belajar hal baru. Maka, ketika ada kesempatan menekuni bisnis anyar, Sukanto Tanoto tidak ragu untu segera menjalaninya.

Hampir semua industri yang digeluti pria kelahiran 25 Desember 1949 itu merupakan bidang yang asing baginya. Namun, ia berusaha memahaminya dan terus meningkatkan kemampuannya. Akibatnya, Sukanto Tanoto berhasil menguasainya sehingga sukses.

MAU MEMULAI DARI BAWAH

Ketika ingin menjadi pengusaha sukses, Sukanto Tanoto menyarankan agar mau memulai petualangan bisnis dari awal. Hal itu akan memberikan banyak pengalaman yang diperlukan dalam mengelola usaha.

Ia mengatakan, “Mulai dari yang kecil di awal. Meskipun hal-hal paling sulit selalu di awal, ambillah langkah pertama. Jadilah praktis, realistis, dan cukup rendah hati untuk belajar dari orang lain.”

Sukanto Tanoto telah mempraktikkannya dengan baik. Awalnya ia hanya memiliki usaha kecil dengan tiga orang karyawan. Tapi, kini karyawan di Royal Golden Eagle telah mencapai 60 ribu orang. Tentu saja aset perusahaannya telah meningkat berkali-kali lipat.

Kala itu Sukanto Tanoto berani memulai terjun ke dalam dunia usaha yang belum dikuasainya. Namun, ia tidak asal bernyali. Sukanto Tanoto menambahinya dengan tekad besar untuk belajar sehingga menguasai bidang usaha yang ditekuninya.

PANTANG BERPUAS DIRI DENGAN CEPAT
Salah satu saran penting diberikan oleh Sukanto Tanoto kepada para pengusaha muda ialah jangan cepat berpuas diri. Menurutnya pebisnis harus terus memiliki ambisi untuk meraih hal yang lebih baik dan lebih besar.

Ini pula yang akhirnya membuat Sukanto Tanoto meraih kesuksesan bersama Royal Golden Eagle. Dulu, ketika menekuni bisnis general contractor, ia sudah meraih keberhasilan. Namun, ia tak puas. Dana yang dimilikinya justru dijadikan modal untuk mendirikan Royal Golden Eagle.

Hasil yang diraih kini sangat baik. Perusahaan yang awalnya bernama Raja Garuda Mas tersebut menjadi korporasi kelas dunia. Bahkan, sejumlah anak perusahaan Royal Golden Eagle selalu menjadi pemain global dalam industri yang diterjuninya. Tak heran, ia sangat berharap agar pengusaha muda mau terus berusaha meski telah sukses.

“Bila Anda telah membuat satu juta dolar pertama, Anda harus membuat rencana untuk membuatnya menjadi sepuluh kali lipat, bahkan seratus kali lipat. Prioritas dan strategi bervariasi selama berbagai tahap pengembangan bisnis. Anda harus menyesuaikan dan mengubah pada saat yang tepat,” ujar Sukanto Tanoto.

BERANI AMBIL KESEMPATAN
Usia muda sejatinya merupakan aset besar bagi seorang pengusaha. Artinya, mereka masih memiliki kesempatan panjang untuk mengembangkan bisnisnya. Maka, hal itu diminta oleh Sukanto Tanoto agar tidak disia-siakan.

Bagaimana caranya? Kadang kala ada saja kesempatan untuk terjun ke bidang baru. Sukanto Tanoto menyarankan agar para pengusaha muda berani mengambil setiap peluang yang ada.

Namun, Chairman Royal Golden Eagle itu juga memberi nasihat agar para pengusaha muda berani bersiap terlebih dulu. Jangan terburu nafsu ingin segera bergerak mengambil peluang.

“Anda tidak sabar untuk bertindak hanya ketika semuanya siap; merebut kesempatan dan mengambil risiko secara terukur; jika tidak, Anda mungkin akan melepaskan satu-satunya kesempatan,” ujar Sukanto Tanoto.

Ia sudah mempraktikkannya dengan baik. Pada usia muda, ia berani saja menekuni usaha general contractor dan supplier saat ada kesempatan. Sukanto Tanoto juga tak takut terjun ke berbagai bidang anyar. Tak aneh, bidang industri Royal Golden Eagle sangat beragam.

SIAP AMBIL RISIKO
Risiko selalu berjalan seiring sejalan dengan keberhasilan. Semakin besar tingkat kesuksesannya, risikonya juga tak akan kalah besar. Sebagai pengusaha, risiko merupakan hal keseharian. Maka, kepada para pengusaha muda, Sukanto Tanoto menyarankan supaya siap mengambil risiko.

Sukanto Tanoto pernah melakukan salah satu keputusan paling riskan kala krisis moneter melanda Indonesia pada 1997. Saat itu, ia tengah membangun pabrik pulp dan kertas beserta perkebunannya. Namun, kejatuhan nilai rupiah atas dolar Amerika Serikat membuat pembangunannya terancam gagal.

Waktu itu, krisis keuangan membuat mesin yang dipesan tidak datang. Jikapun ada yang sudah diterima, Sukanto Tanoto tidak memiliki ahli untuk memasangnya.

Dalam kondisi tidak jelas, ia mengambil risiko besar. Asetnya yang ada di Tiongkok dijual. Dana yang diperoleh kemudian dipakainya untuk membiayai penyelesaian pabrik pulp dan kertas.

Tapi, keberaniannya itu berakhir manis. Perusahaannya mampu berjalan dan berkembang menjadi salah satu pemain besar dalam industri pulp dan kertas dunia.

“Perjalanan kewirausahaan tidak akan selalu menjadi satu hal yang mulus dan mudah. Mungkin ada pasang surut dan mengambil risiko tidak bisa dihindari. Tetap tenang, berpikir komprehensif, analisis asal dan akar penyebab dari risiko, berusaha untuk mengontrol dan menyelesaikannya,” kata Sukanto Tanoto.

Inilah beragam saran Sukanto Tanoto kepada para pengusaha muda. Sarannya pantas diikuti karena ia mendapatkannya dari pengalaman panjang dalam dunia bisnis.

 

Leave a Reply