5 Cara Meningkatkan Komunikasi di Dalam Keluarga

, , Leave a comment

desain interior rumah sederhana ruang keluarga 
 
Komunikasi yang baik adalah kunci sebuah hubungan yang baik. Namun lebih dari itu, komunikasi di dalam keluarga sangat penting mengingat tingkat keintimannya lebih dari hubungan lainnya. Dewasa ini, ketika dunia teknologi terus berkembang dan memasuki sendi-sendi kehidupan. Apabila tidak dikontrol, teknologi bisa menyebabkan komunikasi di dalam keluarga memburuk.

Contoh, berkumpul secara teratur untuk membicarakan masalah dan berkumpul untuk saling memberikan dukungan serta kasih sayang semakin jarang kita temui di banyak keluarga.
Bahkan, tidak jarang sesama anggota keluarga tidak bertegur sapa ketika mereka berpapasan ketika pergi ke kamar mandi misalnya. Dan yang lebih parah lagi, semakin banyak keluarga yang mengabaikan komunikasi langsung karena lebih mementingkan bermain game atau sibuk dengan sosial media.

Kerugian akibat kurang komunikasi antar keluarga
Komunikasi keluarga yang tidak baik akan menimbulkan konflik karena sering terjadi kesalahpahaman antar anggota keluarga, yang kemudian bisa berakhir pada pertengkaran. Selain itu, hubungan antar keluarga juga biasanya akan menjadi terasa renggang. Yang lebih menyedihkan lagi, anggota keluarga bisa saja kehilangan rasa saling peduli dan saling mencintai.

Cara meningkatkan komunikasi di dalam keluarga
Selain gadget, ada banyak hal yang menyebabkan komunikasi antar anggota keluarga menjadi sangat jarang terjadi, diantaranya adalah: karena orang tua yang sibuk bekerja dan anak sibuk dengan kegiatan sekolah serta ekstrakurikuler.
Untuk meningkatkan komunikasi di dalam keluarga, beberapa tips berikut ini sebaiknya Anda terapkan.

Luangkan waktu untuk berbicara 
Percakapan antara anggota keluarga tidak selalu terjadi begitu saja. Kadang-kadang harus diciptakan atau diusahakan dengan mengkondisikan waktu. Ada banyak pilihan waktu yang tepat, yang bisa Anda manfaatkan untuk menjalin komunikasi dengan anak atau anggota keluarga lainnya, misalnya pada saat jam makan.
Kebiasaan makan sendiri-sendiri di tempat yang terpisah menyebabkan komunikasi jadi tidak terjalin. Mulai saat ini, biasakanlah makan di jam yang sama dan duduk di meja yang sama. Misalnya, pada saat makan malam dan pada saat sarapan.

Batasi penggunaan gadget
Dewasa ini, gadget adalah salah satu penyebab mengapa banyak keluarga kehilangan keharmonisan dan kesulitan melakukan komunikasi. Bukan pemandangan yang asing ketika kita melihat sebuah keluarga sibuk menundukkan kepala menatap gadget masing-masing, padahal mereka berada di satu ruangan bahkan ada yang duduk di satu meja. 

Tidak hanya terjadi antara anggota keluarga, kondisi tersebut juga sering kita saksikan ketika ada anggota keluarga lain yang datang bertamu. Alih-alih anak-anak mereka sibuk saling mengenal, bermain, dan bercengkerama, mereka justru lebih sering terlihat sibuk dengan gadget masing-masing.

Batasi penggunaan gadget terutama ketika keluarga sedang berkumpul atau ketika ada tamu datang. Pada saat makan misalnya, pastikan gadget tidak dibawa ke meja makan.

Bangun tradisi yang positif
Tradisi adalah sumber kenyamanan bagi banyak orang, terutama anak-anak. Salah satu tradisi yang sebaiknya Anda biasakan di rumah selain makan bersama adalah membacakan cerita untuk anak-anak. Membacakan mereka dongeng sebelum tidur bisa membantu meningkatkan frekuensi komunikasi antar orang tua dan anak atau sebaliknya.

 

Leave a Reply