Takut Save Port Game Bikin Overload? Mungkin Anda Berjodoh sama Luna G

, , Leave a comment

Banyak yang depresi ketika mereka mengalami apa yang namanya keresahan darurat ketika lagi asyik ngegame tiba-tiba aplikasi keluar sendiri, tidak mau jalan, seakan-akan game yang mereka jalankan lagi ngambek dan sebagainya. Kemudian merenung. Kemudian mereka takut save port game lagi. Khawatir game tidak bisa jalan.

Bisa jadi itu akibat dari beban memori yang tertanam di perangkat bawaan sudah penuh atau overload. Sementara save port game itu sendiri adalah proses penyimpanan adegan dalam game tanpa bantuan memory card eksternal. Jadi Anda ya menyimpan capter per capter di perangkat itu sendiri. Perangkat semisal smartphone itu tidak bisa disamakan dengan Play Station 2, 3, 4, dan sebagainya.

Jangan sampai Anda lupa kalau game bukan data yang tunggal. Dia itu merupakan kumpulan data-data yang terintegrasi menggunakan bahasa pemrograman. Jadi, mereka tidak bisa berdiri sendiri. Mereka butuh rumah yang nyaman untuk berakselerasi dan mematuhi perintah-perintah yang dijalankan. Apa nama rumah yang mereka huni? Memori. Ya, mereka itu bertempat tinggal di memori dan bisa memakan memori itu sendiri.

Dalam memori internal, kita tidak bisa menutup mata, kalau ruangannya juga dipakai untuk keperluan data-data yang lain. Misal untuk menyimpan gambar, video, mp3, hasil rekaman suara Anda, dan aplikasi-aplikasi lain. Mereka juga butuh tempat. Bisa diartikan kalau dalam sebuag perangkat itu berdesak-desakan file yang tidak sedikit. Jadi sebagai pemilik mereka, Anda wajib bisa mengaturnya.

Apa jadinya kalau ruang memori yang sempit, kemudian Anda masukkan beban yang lebih besar dari game berukuran jumbo dan tidak wajar? Overload? Sudah pasti. Proses penyimpanan data game kemungkinan besar tidak bisa berjalan. Parahnya lagi, kalau aplikasi-aplikasi lain ketularan tidak berfungsi. Masalah besar untuk perangkat Anda dan bisa diprediksi mati muda.

Kalau Anda termasuk penikmat game kelas berat semacam God of War, mungkin itu tandanya Anda tidak berjodoh dengan perangkat yang punya memori kecil. Hmm. Bisa jadi Anda berjodoh dengan Luna G.

Siapa Luna G? Dia itu smartphone yang diprakarsai oleh Marcom ATL Luna Indonesia. Dia itu memiliki memori internal sampai 32 GB. Sedangkan rata-rata game berat yang sudah lumayan bagus itu memakan memori sekitar 1 GB. Jadi, Anda tidak akan takut save port game lagi ketika main game dengan gadget ini.

Jangan dikira kalau game tidak ada kaitannya dengan memori internal. Kebanyakan masih beranggapan kalau game hanya memakan memori eksternal. Lalu, pemasangannya itu memangnya tidak perlu kemampuan dari dalam diri perangkat itu sendiri? Sementara memori eksternal sifatnya hanyalah pendukung. Bukan yang utama. Jadi ini penting untuk disadar kalau kebutuhan memori internal sangat penting untuk menunjang keberlanjutan game baik-baik adanya.

Tidak hanya itu keistimewaan Luna G. Selain dia punya memori internal yang besar, dia juga punya resolusi layar yang cukup mumpuni yakni 1920 x 1080 piksel. Layar yang besar bisa jadi penyebab game besar yang Anda jalankan lancar atau tidak. Apa jadinya kalau layar perangkat Anda tergolong mini, tetapi Anda memaksanya menerima file game yang tergolong besar? Ya tentu tidak mau.

Sekarang, apakah Anda masih takut save port game besar lagi setelah kenalan dengan Luna G? Kalau tidak, tidak ada salahnya Anda untuk segera meminangnya. Mumpung masih hangat dan baru. Perangkat yang masih baru biasanya suku cadang di pasaran juga tersedia melimpah. Ini punya keuntungan tersendiri, sebab, perangkat semacam smartphone tidak akan pernah berhenti update.

 

Leave a Reply