Diet Sehat Itu Enggak Harus Kelaparan

, , Comments Off on Diet Sehat Itu Enggak Harus Kelaparan

Kadang heran aja sih kalau ngeliatin orang yang ngelakuin diet ketat sampai kelaparan, sampai mukanya nggak kuat untuk senyum, dan sampai ngorbanin banyak hal gitu. Padahalkan, niatnya pengen sehat supaya badan segar, aktivitas lancar, plus agar tetap cantik dan menarik. Tapi apa daya…

Tau gag sih, ada banyak orang yang sukses menurunkan berat badan tanpa merasa lapar. Bikin kita penasaran gimana sih caranya dan apa rahasianya?

Menurut hasil riset saya, kalau mau diet sehat tanpa kelaparan, kamu bisa nyobain beberapa cara di bawah ini.

Kamu bisa ngandalin jus di pagi hari

Kenapa jus baik untuk diet? Salah satu alasan mengapa jus sayur atau buah cocok dijadikan sebagai diet sehat karena:

  • Jus mudah dibuat.
  • Membantu membakar lemak dengan cepat.
  • Melancarkan pencernaan karena banyak mengandung serat.
  • Baik untuk kesehatan pencernaan.
  • Rasanya juga nikmat. Enggak percaya? Coba aja buat!

Beberapa jenis jus yang cocok banget digunakan untuk menurunkan berat badan dan efektif membakar lemak antara lain:

  1. Jus apel dan wortel.
  2. Kombinasi apel, wortel, dan jahe.
  3. Wortel, mentimun, dan akar bit. Jus ini yang baik untuk detoks.
  4. Jus nanas, campur strawberry, campur anggur. Rasanya nikmat banget di samping kemampuannya menjaga berat badan dan membuat kita lebih bertenaga.

Harus pinter milih makanan

Kebanyakan orang Indonesia merasa belum makan kalau belum mengkonsumsi nasi. Padahal, ini hanya soal kebiasaan saja sih. Kalau kita mau membiasakan diri dan sedikit merubah kebiasaan makan, sebenarnya kita bisa menentukan sendiri makanan apa yang sebaiknya dikonsumsi di pagi hari untuk sarapan, makan siang, begitu juga untuk makan malam.
Ada banyak orang yang sukses menurunkan berat badan dan sama sekali enggak makan makanan yang menjadi sumber karbohidrat sederhana seperti nasi putih. Percaya?

Mereka tetap bisa ngerasain enak dan juga sehat. Rahasianya adalah, mereka mau merubah pola makan dan pilihan makanan yang dikonsumsi. Jadi saya rasa ini hanyalah soal kebiasaan saja.

Perubahan pola makan dan perubahan menu makanan harus secara bertahap. Enggak bisa sekaligus.
Pasti kamu bertanya-tanya kenapa kita harus merubah pola makan?

Sebenarnya, nasi adalah sumber karbohidrat sederhana yang miskin vitamin, enggak banyak mengandung mineral, apalagi serat. Jadi sebagian besar karbohidrat yang berasal dari nasi hanya akan diolah menjadi energi oleh tubuh. Apabila tidak habis, karbohidrat tersebut akan disimpan dalam bentuk lemak.

Inilah salahnya kita yang sudah terbiasa makan nasi di malam hari. Padahal, di malam hari kita jarang beraktivitas dan cenderung hanya membutuhkan energi yang sedikit. Sehingga, kita tidak butuh nasi sebagai sumber energi. Sebaliknya, kita bisa mengkonsumsi sumber energi lain seperti buah-buahan yang banyak mengandung karbohidrat, vitamin, mineral, serta serat.

Makan kalau lapar dan berhenti sebelum kenyang

Kebanyakan kita makan sesuai jadwal. Kadang-kadang kita merasa nggak lapar tapi tetap aja makan karena memang waktunya makan. Alasan utama kenapa kita makan pada saat itu adalah karena kita takut kelaparan nanti, dan takut enggak punya waktu makan.

Memang sulit sih kalau kita bekerja di kantor dengan jadwal tertentu dan tidak memberikan kelonggaran untuk makan atau untuk break walaupun hanya 10 menit saja.

Tapi cara ini sebenarnya cukup efektif. Yaitu, makan kalau lapar dan berhenti sebelum kenyang.

Alasannya adalah: Kita merasa lapar ketika tubuh membutuhkan glukosa. Salah satu sumber makanan yang bisa diubah menjadi glukosa adalah nasi. Kalau kita mau mengkonsumsi makanan sehat, kita bisa kudu menghindari nasi dan memilih makanan lainnya. Misalnya sayur atau buah.

Kita berhenti makan apabila sudah dirasa cukup dan sebelum merasa kenyang. Alasannya adalah karena, sinyal “kenyang” yang disampaikan ke otak membutuhkan waktu. Kadang 15-20 menit. Kamu bisa buktiin.

Misalnya kalau kamu makan sedikit saat lapar, kemudian berhenti untuk ngobrol atau nonton TV, setelah itu, 15 menit kemudian kamu pasti sudah merasa kenyang walaupun tadinya lapar banget. Padahal, makanan yang kamu suapin ke mulut baru beberapa sendok saja.