IBX58263DEBBD10B

Kesalahan-kesalahan saat Mencuci dengan Mesin Cuci

22 January 2017

Dengan adanya mesin cuci, saya merasa aktivitas sehari-hari yang berkaitan dengan rumah tangga jadi jauh lebih ringan dan lebih mudah untuk dilakukan. Bagi ibu rumah tangga, mencuci adalah kegiatan yang kadang-kadang bikin malas, hingga tidak sedikit di antara mereka yang sengaja menunda-nunda hingga cucian menumpuk bergunung-gunung.

Kemampuan ekonomi masyarakat Indonesia yang terus meningkat dan hadirnya teknologi baru membuat hidup mereka menjadi jauh lebih mudah. Akan tetapi, kadangkala teknologi baru tidak diimbangi dengan update pengetahuan seputar tata cara menggunakan teknologi tersebut sehingga ada kalanya hal tersebut justru menyebabkan kerugian.

Begitu juga saat menggunakan mesin cuci, ada beberapa kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan oleh pemula atau oleh mereka yang tidak meng-update pengetahuan seputar cara dan bagaimana memanfaatkan mesin cuci yang benar dan baik.

Apa saja kesalahan-kesalahan tersebut? Berikut diantaranya:

Tidak membaca manual atau petunjuk

Yang pasti, setiap teknologi pasti datang dengan petunjuk atau manual bagaimana cara mencuci dengan mesin cuci, bagaimana cara menggunakan mesin cuci, hingga apa saja yang harus dilakukan agar pakaian yang kita cuci tidak bermasalah.

Sayangnya, banyak ibu-ibu yang menganggap remeh manual atau petunjuk-petunjuk tersebut. Entah karena malas atau karena emang sok tahu. Yang ujung-ujungnya, kadang-kadang membikin baju atau pakaian menjadi rusak.

Tidak memilah pakaian sebelum dicuci

Sama seperti saat mencuci dengan tangan, terutama ketika merendam pakaian. Kain yang luntur harus dipisahkan agar tidak mengotori pakaian yang lainnya.

Begitu juga dengan pakaian-pakaian yang memiliki tingkat kekotoran yang lebih tinggi dibandingkan dengan yang lainnya, atau pakaian-pakaian tertentu yang sebaiknya tidak dicuci dengan menggunakan air panas atau air hangat harus dipisahkan.

Dengan kata lain, pakaian yang membutuhkan air panas untuk mencuci sebaiknya dicuci secara terpisah.

Lupa mengecek kantong

Kantong, terutama kantong celana, seringkali terdapat beberapa benda seperti uang receh atau uang kertas dan sejenisnya di sana yang kadang-kadang bisa rusak atau merusak ketika masuk ke mesin cuci.

Jadi, pastikan untuk selalu memeriksa dan mengeluarkan isi kantong terlebih dahulu sebelum mulai mencuci dengan menggunakan mesin cuci.

Tidak menutup resleting celana atau pakaian sebelum dicuci

Hal ini juga penting. Pakaian yang memiliki resleting seperti celana atau pakaian-pakaian wanita sebaiknya di resleting untuk menghindari agar pakaian tersebut tidak rusak dan robek ketika diaduk drum mesin cici.

Memasukkan pakaian lebih dari kapasitas

Setiap mesin cuci memiliki kapasitas atau ukuran tertentu. Sebaiknya patuhi peraturan tersebut agar mesin cuci jadi lebih awet dan mesin cuci bisa mengerjakan tugasnya dengan maksimal.

Terlalu banyak memasukkan pakaian atau melebihi kapasitas dapat menyebabkan mesin cuci mudah rusak serta hasil cucian tidak sebersih yang diinginkan.

Boros dalam menggunakan deterjen

Saat menggunakan mesin cuci, jangan terlalu boros menggunakan deterjen dan sebisa mungkin pilihlah deterjen yang memang khusus diformulasikan untuk mesin cuci.

Menggunakan air dengan suhu yang salah

Tidak semua pakaian harus dicuci dengan menggunakan air hangat atau air panas. Pakaian-pakaian yang mudah mengkerut atau pakaian-pakaian berwarna hitam sebaiknya tidak dicuci dengan menggunakan air panas. Selain dapat menyebabkan pakaian tersebut mengkerut, pakaian-pakaian berwarna jadi akan lebih mudah kusam (luntur) apabila dicuci dengan menggunakan air panas.

Itulah beberapa kesalahan yang sering dilakukan ketika menggunakan mesin cuci. Selain kesalahan-kesalahan di atas, lupa mencabut colokan listrik dan lupa menutup keran adalah dua kebiasaan lain yang sebaiknya dihindari. Terakhir, setelah mesin cuci selesai mengerjakan tugasnya, selalulah untuk segera mengeluarkan cucian yang sudah selesai untuk dijemur karena apabila dibiarkan terlalu lama di dalam mesin cuci, pakaian tersebut bisa berbau apek.