Pertimbangan Orang Tua Sebagai Cara Mendidik Anak yang Baik

Ilustrasi Keluarga

Kebahagiaan orang tua akan sangat lengkap jika menyaksikan kesuksesan dari anak-anak mereka, karena sebenarnya inilah pengharapan terbesar mereka, yaitu menyaksikan buah hati sukses dikemudian hari. Hanya saja ternyata sangat sulit menunjang hal tersebut. Mengingat setiap anak memiliki sifat yang berbeda-berbeda, ada yang memang mengerti kata tidak, namun beberapa diantaranya juga sangat sulit untuk diajari. Hal ini sebenarnya juga salah satu pembawaan dari pribadi orang tua masing-masing. Cara mendidik anak yang baik wajib dipelajari bahkan sebelum Anda memiliki buah hati, mengingat tak hanya ada satu cara melainkan lebih dari itu.

Tips mendidik anak yang baik bisa Anda lakukan dengan mempertimbangkan beberapa hal ini:

• Selalu pertimbangkan baik buruknya bagi mereka sebelum mengatakan tidak, misalkan untuk mencegah anak agar tak bermain kotor-kotoran maka Anda mengatakan bahwa disana aba banyak sumber penyakit dan kuman berbahaya, padahal tak selamanya kotor itu buruk, hal ini justru bisa memicu mereka menjadi phobia terhadap sesuatu yang kotor dikemudian hari.

• Berkata tidak bagi anak juga berarti tidak bagi Anda, bukan hal yang fair jika semisalnya Anda mengatakan tidak bagi mereka namun terus dilakukan diri sendiri, suatu saat mereka pasti akan menuntut.

• Lihat dari gendernya, mendidik anak perempuan ternyata tak sama dengan anak laki-laki yang cenderung keras. Anda harus bisa membedakan bagaimana cara mendidik seorang anak perempuan dengan laki-laki agar mereka berhasil menjadi orang yang tepat sesuai kodratnya, bukan tomboy dan juga banci.

• Kondisi lingkungan, lingkungan merupakan sarana utama bagi mereka untuk bersosialisasi dengan orang lain, dengan kondisi lingkungan yang baik akan sangat tetap untuk membentuk pribadi yang baik, namun bagaimana dengan sebaliknya, hal ini tak lantas membuat Anda mengurung ia di rumah, tetap perkenalkan dia namun dalam pengawasan anda.

Itulah beberapa hal yang harus di pertimbangkan sebelum menerapkan cara mendidik anak yang baik, karena belum tentu hal yang selama ini Anda anggap tetap ternyata tidak.

Setiap orang tua memiliki cara yang berbeda-beda untuk mendidik buah hati mereka, ada yang menerapkan cara kasar namun juga ada yang sangat sabar. Sangat wajib bagi Anda bagi calon orang tua untuk mengetahui cara mendidik anak yang baik agar kelak saat memiliki buah hati dia bisa menjadi orang yang bisa dibanggakan, tak hanya pintar dalam pendidikan saja melainkan juga dalam akhlak. Sehingga tak hanya dunia saja yang akan di dapatkan melainkan juga di akhirat.

Tips mendidik anak dengan baik mungkin sudah sering kali anda lakukan, dengan bersikap sabar dan juga mengajari tutur kata yang sopan, namun apakah semua itu cukup, ternyata tidak berikut ini beberapa hal juga yang bisa dilakukan:

  1. Memilihkan teman, bukan berarti bahwa Anda harus melihat dari latar belakang keluarga dan secara tak langsung mencegah anak untuk menjalin pertemanan dengan orang-orang tertentu. Hal ini lebih kepada memberikan nasehat pada mereka bagaimana tipe atau kriteria teman yang baik dan orang seperti apakah yang harus mereka hindari.

  2. Lingkungan adalah tempat bersosialisasi jadi jangan batasi mereka. Lingkungan memang menjadi salah satu penentu apakah ia akan menjadi orang yang baik atau tidak, namun jangan batasi mereka dengan senantiasa mengurungnya di rumah. Hal ini justru akan menyulitkan mereka nantinya saat ingin bersosialisasi dengan orang baru.

  3. Buatlah anak Anda mengenali latar belakang keluarga mereka, bukan dengan artian membuatnya harus sombong karena terlahir sebagai orang kaya atau minder menjadi seseorang yang miskin, namun lebih kepada sadar diri, meskipun terlahir sebagai orang kaya maka ia tak boleh sombong, begitupun karena terlahir sebagai orang tak punya maka harus tetap sabar.

Itulah 3 cara mendidik anak yang baik yang sering kali dilupakan oleh orang tua, tak hanya anda setiap orang menginginkan yang terbaik untuk buah hati mereka, namun juga harus selalu memikirkan dampak baik dan tidaknya perilaku tersebut. Kesuksesan anak tak hanya diukur dari harta dunia saja melainkan juga akhirat.

 

Leave a Reply